Kesempurnaan Bumi Sebagai Planet Kehidupan
A. Pengertian Bumi
Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam tata surya. Bumi terletak diantara planet Venus dan Mars. Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta kilometer. Bumi berotasi dan berevolusi. Lama rotasi bumi yaitu 24 jam, sedangkan lama revolusi bumi adalah satu tahun.
B. Lapisan dan Struktur Bumi
Bumi mempunyai lapisan udara (atmosfer) dan medan magnet yang disebut (magnetosfer) yang melindung permukaan bumi dari angin matahari , sinar ultraviolet dan radiasi dari luar angkasa. Lapisan udara ini menyelimuti bumi hingga ketinggian sekitar 700 kilometer. Lapisan udara ini dibagi menjadi:
1. Tropoosfer
Adalah lapisan terbawah atmosfer. Peristiwa yang terjadi sehari-hari misalnya angin, embun, hujan, salju. Pada troposfer, terjadi angin kencang.
2. Stratosfer
Yaitu lapisan atmosfer diatas troposfer. Tidak ada awan dan hujan dilapisan ini. Pada lapisan ini terjadi angin tenang. Selain itu pada lapisan ini terdapat lapisan ozon yang dapat menolak sinar ultraviolet.
3. Mesosfer
Merupakan lapisan ketiga yang terletak diatas stratosfer, 80-800 km dari permukaan laut. Dengan pancaran sinar lembayung dari matahari, maka atom-atom dari lapisan udara ini akan terionisasi sehingga terjadilah aliran-aliran listrik yang kuat. Lapisan ini memegang peranan penting dalam pemantulan gelombang-gelombang radio.

4. Eksosfer
Adalah lapisan udara terluar. Pada lapisan ini pengaruh gaya berat hampir tidak terasa lagi.
Selain itu, bumi mempunyai struktur, yaitu:
1. Kerak bumi
Adalah lapisan paling tipis dari planet bumi. Kerak bumi merupakan lapisan terluar bumi yang keras. Diberbagai benua kerak ini memiliki ketebalan rata-rata 40 km, tetapi berkurang menjadi 10 km dibawah lautan. Ahli geokimia F.W Clarke memperhitungkan bahwa sekitar 47% kerak bumi terdiri dari oksigen.
2. Mantel Bumi
Mantel bumi terletak dibawah kerak bumi yang mencapai beberapa ribu km. Dibagian atas mantel terdapat suatu lapisan yang bernama astenosfer dimana batu-batunya sangat panas dan hampir melebur.
3. Inti Bumi
Inti bumi atau yang disebut barisfer atau sentrosfer adalah struktur terdalam. Inti bumi ini terbuat dari besi dan bebrapa nikel.
Selain lapisan udara dan struktyr, bumi juga memiliki lapisan air atau hidrosfer. Ynag dimaksud dengan hidrosfer adalah semua perairan yang ada dibumi yaitu samudera, laut, danau, sungai, air tanah. Hidrosferr dibumi kira-kira mencapai 71%, terdiri dari sebagian besar samudera dan lautan. Cabang-cabang ilmu yang menyangkut hidrosfer adalah:
1. Oseanografi: ilmu yang memelajari tentang lautan.
2. Hidrologi: ilmu yang memelajari air yang mengalir. Misalnya air sungai, air dilapisan tanah, air yang memancar. Dalam prateknya ilmu ini sangat penting dalam pembangunan irigasi atau bendungan.
3. Glasiologi: ilmu yang memelajari es dan sungai es, proses penyebarannya terdahulu, sekarang, dan perkiraan masa depan.
C. Lahirnya Bumi dan Terbentuknya Benua dan Samudera
1. Lahirnya Bumi
Menurut hipotesa Laplace (1796), pusat dari tata surya adalah matahari. Dalam ukuran yang lebih kecil, setelah beberapa lama matahari peledakan yang juga melahirkan awan panas dan dalam proses kondensasi melahirkan planet-planet (teori kontraksi-ekspansi), salah satu diantaranya adalah bumi. Bumi yang mengaami proses kontraksi (pengerutan) dan suatu saat mengalami ekspansi (peledakan). Dalam ekspansinya bumi melontarkan sebagian dari bagiannya dalam keadaan panas, dan kelamaan akan dingin sehingga terbentuklah bulan sebagai satelit. Dan bagian yanag terlepas tersebut akan terbentang lubang yang sekarang diduga sebagai samudera pasifik. James Jeans dan Harold Jeffreys (1919) juga mengemukakan bahwa planet-planet adalah hasil dari percikan matahari.
2. Terbentuknya Benua
Alfred Lothar Wagener (1880-1930) adalah seorang ahli geofisika dan meteorologi bangsa Jerman mengemukakan Teori Apung Benua. Benua pada mulanya merupakan satu benua besar (supercontinental) yang disebut Pangaea (225 juta tahun yang lalu). Benua besar tersebut retak dan bergeser menjauhi satu dari yang lain sehingga terbentuklah tiga benua yaitu Eropa-Asia, Amerika-Afrika, Australia- Antartika. Kemudian kira-kira 135 juta tahun yang lalu benua Amerika-Afrika terpisah dan disela-selanya terbentuk samudera Atlantik. Akhirnya Australia-Atartika juga terpisah dan terbentuklah samudera Hindia.
Para pakar geologi di Universitas Colombia menunjukkan bahwa salah satu corak topografi bumi yang dominan adalah sebuah rantai pematang pegunungan sepanjang 75.600 km yang berkelok-kelok dibawah sebagian besar lautan, yang digambarka sebagai jahitan bola baseball yang tidak terputus.
3. Terbentuknya Samudera
Bumi yang semula berupa awan panas, mencair dengan temperatur yang tinggi dan berangsur-angsur dingin berupa daratan dan terjadi benua. Pada saat bumi mendingin banyak unsur yang berupa gas terutama H2, CH4, dan NH3, terlepas dalam bentuk gas, keluar berbentuk lapisn awan tebal melapisi bumi, demikian selanjutnya terjadi penguraian karena terkena sinar matahari langsung sehingga terjadilah lapisan udara atau atmosfer yang sekarang ini. Bersamaan dengan terbentuknya atmosfer terjadi pula proses pendinginan udara dan hujan yang sekaligus akan mempercepat pendinginn bumi. Siklus yang berlangsung milyaran tahun akan membentuk kumpulan air dilekukan-lekukan permukaan bumi. Lautan terdahulu pada mulanya diduga hanya 10% dari lautan yang ada saat ini.
D. Keunggulan Bumi
Bumi memiliki kesempurnaan, diantaranya:
1. Jika bulan lebih jauh maka keseimbangan ekosistem flora dan fauna maritim akan tidak jelas karena pasang surut tidak berlaku lagi.
2. Kadar Oksigen di bumi adalah 21% daripada udara yang lain. Jika kadar oksigen bertambah akan mudah terjadi kebakaran karena oksigen adalah agen pembakaran. Bahkan kebakaran singkat bisa mengakibatkan letusan yang dahsyat.
3. Jika kadar oksigen kurang dari sekarang, maka semua makhluk akan berebut untuk bernafas karena kurangnya oksigen dan otak manusiapun memerlukan oksigen untuk berfikir dengan baik.
4. Jika ukuran bumi lebih kecil dari sekarang, gaya gravitasnya semakin lemah. Kemudian udara akan terlepas ke angkasa. Air tidak akan mengalir, maka bumi akan mengalami kekeringan.
5. Jika bulan dengan bumi berjarak dekat sekali, maka air laut akan membanjiri daratan saat pasang.

E. Bumi Sebagai Planet Kehidupan
Tidak ada planet selain bumi yang dipenuhi kehidupan. Terdapat keselarasan, dan keseimbangan antara udara, air, dan kehidupan darat. Jutaan binatang, tumbuhan dan bintang semua dalam bentuk yang berbeda hidup dan diciptakan dalam satu planet yang istimewa. Segala tinjauan terhadap planet yang kita huni akan menunjukkan kepada kita, bahwa bumi dirancang terutama untuk manusia. Agar kita dapat melihat bahwa keadaan di bumi dirancang secara khusus, kita cukup melihat kondisi di planet-planet lain secara kasar. Ambillah Mars, misalnya. Lapisan udara di Mars merupakan campuran beracun yang mengandung karbondioksida dalam kadar tinggi. Tidak ada air di permukaan planet. Kawah besar yang terjadi akibat tabrakan meteor raksasa. Begitu pula dengan cuaca, sering terjadi badai raksasa dan badai pasir yang berlangsung selama berbulan-bulan tanpa henti. Suhu rata-rata -53oC (-64oF).
Dengan mempertimbangkan ciri-ciri ini secara keseluruhan, Mars, yang memiliki paling banyak kesamaan dengan bumi di antara planet-planet yang berada di sekitar kita, jelas merupakan planet mati yang tidak memungkinkan adanya kehidupan. Perbandingan ini dengan gamblang menunjukkan bahwa ciri-ciri yang menjadikan bumi sebuah tempat yang dapat dihuni benar-benar merupakan nikmat yang tidak terkira. Dia Yang menciptakan seluruh jagat raya, membentuk dengan sempurna bintang-bintangnya, planet-planet, pegunungan dan lautan, adalah Allah. Sepanjang kehidupan kita, kita harus berterimakasih atas nikmat dan ciptaan-Nya, dan menjadikan-Nya sahabat dan pelindung. Allah, Pemilik segala sesuatu, adalah pemilik segala pujian

F. Dalil tentang Penciptaan Bumi sebagai Planet Kehidupan
1. QS. An Nahl: 16
Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa)? Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran. Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
2. (QS. An Nahl, 16: 10)
Semua sifat kimia dan fisika air, yang baru sedikit dicukilkan di sini, menunjukkan kepada kita bahwa cairan ini sudah diciptakan demikian khusus untuk kebutuhan ummat manusia. Jelas bukan kebetulan bahwa air tidak tersedia di planet selain bumi. Bumi, yang telah diciptakan khusus untuk kehidupan manusia, telah merekah dengan kehidupan melalui adanya air, yang juga telah diciptakan dengan khusus. Allah, yang telah menciptakan nikmat yang tidak terhitung banyaknya bagi hamba-hamba-Nya dan melimpahkan kepada mereka cara kehidupan yang mudah, telah menciptakan air dengan ketelitian dan cita rasa seni yang khas. Sebagaimana yang dinyatakan-Nya di dalam Al-Quran, “Dia-lah, Yang telah menurunkan air hujan dari langit…
3. QS.2 Al-Baqarah:22
Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air dari langit, alu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rizki untukmu, karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-kutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.

Referensi:
1. H. Nizamuddin, dkk.1991.Ilmu Alamiah Dasar.Jakarta:Ghalia Indonesia.
2. Kerrod, Robin.2005.Astronomi.Jakarta:Penerbit Erlangga.
3. http://google/wikipedia-bumi/

Salam Bagi Sahabat Lirik

Posted: September 11, 2012 in Uncategorized
Tag:, ,

Bagai mentari bersinar
Di indahnya pagi
Adalah hidupmu
Siap memancarkan sinar

Lihatlah hidupmu
Penug dengan kesempatan
Walau beban hidup menghalang
Jangan lari dari bebanmu

Adalah berita
Dari seorang sahabatku
Indahnya hidupmu
Jangan pernah kau hempaskan

Pengharapan datang
Bila kau membuka hatimu
Cari dan temukan pastikan
Pengharapan ada padamu

Hidupmu indah
Bila kau tahu
Jalan mana yang benar
Harapan ada, harapan ada
Bila kau mengerti

Hidupmu indah
Bila kau tahu
Jalan mana yang benar
Harapan ada, harapan ada
(pastikanlah)
Bila kau percaya

Pengharapan datang
Bila kau membuka hatimu
Cari dan temukan pastikan

 

7 Bahasa Tubuh Pria

Posted: September 11, 2012 in Uncategorized
Tag:,

 

Pria tidak seperti wanita yang dapat dengan mudah mengekspresikan perasaan dengan kata-kata. Pria adalah makhluk yang misterius. Terkadang wanita hanya bisa menebak apa yang ada di dalam hati pria. Tetapi ada beberapa tanda yang bisa Anda pelajari untuk mengetahui apa yang sedang ia pikirkan, seperti dikutip dari Ezine Articles.

1. Pandangan Tidak Fokus

Anda mungkin tidak menyadari bila obrolan Anda terlalu sensitif untuk si dia. Ia merasa terpojok dan tidak nyaman. Ia bahkan hanya menanggapi pembicaraan Anda dengan sebelah wajah sambil sesekali menggerakan kepala ke kanan dan ke kiri. Itu artinya ia sedang tidak mood untuk berbicara dan meminta Anda untuk menghentikan pembicaraan tanpa ia harus memalingkan tubuhnya dan meninggalkan Anda.

2. Menggigit Bibir

Ketika ia sedang berbicara dengan Anda, ia sering menggerakkan atau menggigit bibir. Itu artinya, ia sedang berusaha mengeluarkan isi pikirannya. Pria, biasanya mengekspresikan pikirannya terlebih dahulu sebelum ia menyampaikannya dengan kata-kata.

3. Menarik Napas & Mengangkat Bahu

Ketika merasa lelah, ia lebih suka menyampaikan isyarat halus untuk menjaga perasaan Anda. Ketika Anda memandangnya, ia akan menegakkan kepalanya. Tetapi ketika Anda menoleh ke arah lain, mungkin ia akan menarik napas panjang dan mengangkat bahunya. Dalam hubungan jangka panjang, gerakan ini biasa ditunjukkan oleh pria yang sangat mencintai pasangannya, Kadang secara tidak sadar, ia menunjukkannya pada Anda karena ia butuh dimanja.

4. Menyelipkan Lidah di Antara Bibir

Jika pasangan Anda menghentikan pembicaraan dan ujung lidahnya terselip diantara bibirnya yang rapat, artinya ia berusaha menyembunyikan ucapannya. Gerakan seketika ini menandakan bahwa ia hampir saja membocorkan sebuah rahasia.

5. Mengulum Bibir

Jika ia mengulumkan bibirnya hingga tidak terlihat saat berbicara serius tentang hubungannya dengan Anda, artinya ada yang sedang ia pertanyakan yaitu masa depan hubungan kalian. Gerakan bibir ini menjadi petunjuk bahwa ada sesuatu yang mengganggu pikirannya. Mungkin, ia sedang mengalami kekhawatiran atas kelangsungan hubungan Anda dan dia.

6. Menggosokkan Jari Telunjuk ke Hidung

Menurut Pitt Wood, penulis buku ‘A Guide to Reading Body Language’, sikap ini biasanya ditunjukkan oleh pria yang tidak biasa berbohong. Gerakan serupa adalah menyentuh wajahnya dengan cara sedikit menutup mulut. Pria yang tidak biasa berbohong akan melakukan hal ini, karena ia merasa lebih tegang dan tidak percaya diri saat berbicara bohong sehingga ia mencoba menutup mulutnya.

7. Memegang Pergelangan Tangan

Entah ingin mengecek waktu di arlojinya atau membetulkan gelang yang dipakainya, saat pria memegang pergelangan tangan bisa berarti dia merasa tidak aman. Dia terlihat berusaha melindungi dirinya sendiri, dengan menggunakan tangannya sebagai tameng. Biasanya hal ini terjadi saat dia dikritik, disalahkan atau dihina.

kang min hyuk

gimana ekspresinya??😀

Gambar  —  Posted: Mei 21, 2012 in Uncategorized

PSIKOLOGI SIGMUND FREUD

Posted: Mei 21, 2012 in Uncategorized

Image

Freud adalah seorang bangsa Jerman keturunan Yahudi. Dilahirkan pada tanggal 6 Mei 1856 di kota Moravia Freiberg. Hanya empat tahun dia bertempat tinggal di Cekoslavia, kemudian pindah ke Wina, Austria. Dia melanjutkan kuliah kedokteran di Wina pada tahun 1873. Antara tahun 1876-1882, ia membantu di laboratorium fisiologi di Wina yang dipimpin oleh Ernest Brucke hingga Freud mendapatkan gelar dokter dalam urat syaraf.

 

Tahun 1885 ia menjabat sebagai guru besar urat syaraf di Wina. Tetapi ilmunya dirasa kurang, maka ia belajar lagi di Paris pada Prof. Charcot, seorang dokter berkebangsaan Prancis. Dia terkesan dengan pemikiran Charcot terutama dengan percobaan Charcot untuk menyembuhkan kelumpuhan akibat histeria dengan ilmu hipnotis. Kemudian dia kembali ke Wina dan bekerjasama dengan seorang dokter urat syaraf dan penyakit hysteri, bernama Breuer. Freud meninggal pada tanggal 23 September  1923.

 

Teori yang dikemukakan oleh Freud yaitu psikoanalisa atau disebut juga aliran psikologi dalam (depth psychology). Freud membagi pikiran kedalam conciousness: kesadaran, preconciousness: pra-kesadaran, dan unconciousness: ketidaksadaran. Freud mengembangkan konsep struktur pikiran itu dengan mengembangkan ‘mind apparatus’, yaitu yang dikenal dengan struktur kepribadian Freud dan menjadi konstruknya yang terpenting yaitu:

 

  1. Id: struktur paling mendasar dari kepribadian, seluruhnya tidak disadari dan bekerja menurut prinsip kesenangan, bertujuan memenuhi pemuasan yang segera (makan, minum, dll).
  2. Ego: struktur kepribadian yang mengontrol kesadaran dan mengambil keputusan atas perilaku manusia.
  3. Super ego: merefleksikan nilai-nilai sosial dan menyadarkan individu atas tuntutan moral. Apabila terjadi pelanggaran nilai, super ego menghukum ego dengan menimbulkan rasa salah.

 

Selain itu teori Freud disebut juga sebagai teori psikodinamik (dynamic psychology), karena ia menekankan pada dinamika atau gerak mendorong dari dorongan-dorongan dalam ketidaksadaran itu kedalam posisi sadar.

 

          Karya-karya Sigmund Freud yaitu: The Interpretation of Dream (1899),  Beyond the Pleasure Principle, Civilisation and Its Discontents.

 

 

 

.Referensi:

 

Sarwono, Sarlito Wirawan.1986. Berkenalan dengan Aliran-Aliran dan Tokoh-Tokoh Psikologi. Jakarta: PT.Bulan Bintang.

 

Suyanto,Agus.1993.Psikologi Umum.. Jakarta : Bumi aksara

 

Turnbull,Neil.2005.Bengkel Filsafat: Jakarta : Erlangga

 

http://www.tnol.co.id/id/uptodate/7922-buku-sigmund-freud.html

 

A. Pengertian

Kebenaran adalah satu nilai utama dalam kehidupan bermasyarakat. Berdasarkan scope potensi subjek, maka susunan tingkatan kebenaran itu menjadi:

1. Tingkatan kebenaran indera adalah tingakatan yang paling sederhana dan pertama yang dialami manusia.

2. Tingkatan ilmiah, pengalaman-pengalaman yang didasarkan melalui indera dan  diolah dengan rasio.

3. Tingkat filosofis, yaitu rasio dan pikir murni, renungan yang mendalam mengolah kebenaran itu semakin tinggi nilainya.

4. Tingkatan religius, kebenaran mutlak yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa dan dihayati oleh kepribadian dengan integritas dengan iman dan kepercayaan.

B. Teori Kebenaran Menurut Filsafat

Ada lima teori kebenaran menurut ilmu filsafat, yaitu:

 

1. Teori Korespondensi ( The Corespondence Theory of Truth  )

Teori kebenaran yang pertama adalah teori korespondensi. Teori ini kadang disebut The Accordance Theory of Truth. Teori ini  menjelaskan bahwa suatu kebenaran atau sesuatu keadaan benar bila ada kesesuaian antara arti yang dimaksud suatu pernyataan atau pendapat dengan objek yang dituju  atau dimaksud oleh pernyataan atau pendapat tersebut. Sebagai contoh, Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga berada di kota Yogyakarta sekarang ini. Ini adalah sebuah pernyataan, dan apabila Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga berada di Yogyakarta, berarti pernyataan tersebut benar, sehingga pernyataan tersebut merupakan suatu kebenaran.

Jadi berdasarkan teori korespondensi ini, kebenaran atau keadaan dapat dinilai dengan membandingkan antara preposisi dengan fakta atau kenyataan yang berhubungan. Apabila keduanya terdapat kesesuaian (correspondence), maka preposisi tersebut dapat dikatakan memenuhi standar kebenaran. Teori ini sering dianut oleh realisme atau empirisme. K. Roger adalah seorang penganut realisme kritis Amerika, dengan pendapatnya “keadaan benar ini terletak dalam kesesuaian antara esensi atau arti yang kita berikan dengan esensi yang terdapat dalam objeknya”.

Rumusan teori ini bermula dari Aristoteles (384-322) dan disebut sebagai penggambaran yang definisinya berbunyi “veritasest adaequation intelctuset” yang artinya kebenaran adalah penyesuaian antara pikiran dan kenyataan yang kemudian teori ini dikembangkan oleh Bertrand Russel (1872-1970) pada zaman modern.1

 

2. Teori Koherensi (The Coherence Theory of Truth)

Merupakan teori kedua dari teori kebenaran. Teori ini sering disebut The Consistense Theory of Truth. Teori ini merupakan suatu usaha pengujian (test) atas arti kebenaran. Suatu keputusan adalah benar apabila putusan itu konsisten dengan putusan-putusan yang lebih dulu kita terima, dan kita ketahui kebenarannya. Putusan yang benar adalah suatu putusan yang saling berhubungan secara logis dengan putusan-putusan lainnya yang relevan.

            Teori ini dipandang sebagai teori ilmiah yaitu yang sering dilakukan dalam sebuah penelitian dalam pengukuran suatu pendidikan. Teori koherensi ini tidak [1]bertentangan dengan teori korespondensi. Kedua teori ini lebih bersifat melengkapi. Teori koherensi adalah pendalaman dan kelanjutan yang teliti dari teori korespondensi. Teori koherensi menganggap suatu pernyataan benar bila didalamnya tidak ada pertentangan, bersifat koheren dan konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang telah dianggap benar. Dengan demikian suatu pernyataan dianggap benar, jika pernyataan itu dilaksanakan atas pertimbangan yang konsisten dan pertimbangan lain yang telah diterima kebenarannya.

                Contoh dari teori ini misalnya apabila seseorang berbohong dalam beberapa hal, maka untuk menyelidikinya dengan menunjukkan bahwa apa yang dikatakan tidak cocok dengan hal-hal lain yang telah dikatakannya atau dikerjakannya.[2]

            Paham koherensi tentang kebenaran biasanya dianut oleh para pendukung idealisme, seperti filsuf Britania F.H. Bradley (1846-1924). Teori ini sudah ada sejak pra Socrates, kemudian dikembangkan oleh Benedictus Spinoza dan Goerge Hegel. Penganut idealisme juga melakukan pendekatan masalah tersebut melalui epistemologinya Karena praktek sesungguhnya yang kita kerjakan tidak hanya menunjukkan bahwa ukuran kebenaran ialah keadaan saling- berhubungan, melainkan juga jawaban terhadap pertanyaan “Apakah halnya yang kita ketahui?” Hal ini memaksa kita untuk menerima paham tentang kebenaran diatas.

3. Teori Pragmatik ( The Pragmatic Theory of Truth )

     Teori yang ketiga adalah teori pragmatik. Menurut William James dalam suatu kuliahnya mengatakan bahwa pragmatik berasal dari bahasa Yunani “pragma” yang berarti tindakan atau action. Dari istilah practice dan practical dikembangkan dalam bahasa Inggris. Teori ini kadang-kadang disebut teori inherensi ( Inherent Theory of Truth ). Pandangannya adalah suatu proposisi bernilai benar apabila mempunyai konsekuensi yang dapat dipergunakan atau bermanfaat.

            Kattsof (1986) menguraikan tentang teori kebenaran pragmatis ini bahwa penganut pragmatisme meletakkan ukuran kebenaran dalam salah satu jenis konsekuensi. Atau proposisi itu dapat membantu untuk mengadakan penyesuaian yang memuaskan terhadap pengalaman, pernyataan, itu adalah benar. [3]

            Pragmatisme menguji kebenaran dalam praktek yang dikenal para pendidik sebagai metode proyek atau metode problem solving dalam pengajaran. Mereka akan benar-benar hanya jika mereka berguna mampu memecahkan masalah yang ada. Artinya sesuatu itu benar, jika mengembalikan pribadi manusia dalam keseimbangan dalam keadaan tanpa persoalan dan kesulitan. Sebab tujuan utama pragmatisme adalah agar manusia selalu ada didalam keseimbangan, untuk ini manusia harus mampu melakukan penyesuaian dengan tuntutan-tuntutan lingkungan.

            Kaum pragmatis menggunakan kriteria kebenaran dengan kegunaan (utility) dapat dikerjakan (workbility) dan akibat yang memuaskan (satisfaktor consequence). Oleh karena itu tidak adda kebenaran yang mutlak atau tetap, kebenarannya tergantung  pada manfaat dan akibat. Akibat atau hasil yang memuaskan bagi kaum pragmatis adalah:

  1. Sesuai dengan keinginan dan tujuan.
  2. Sesuai dengan keterujian suatu eksperimen.
  3. Ikut membantu dan mendorong perjuangan untuk tetap eksis (ada).

            Teori ini diperkenalkan oleh Charles S. Pierce (1914-1939) dalam artikelnya yang berjuudul How to Make Our Ideas untuk pertama kalinya dan diikuti oleh William James dan John Dewey (1852-1859). James misalnya menekankan bahwa suatu ide itu benar terletak pada konsekuensi, pada hasil tindakan yang dilakukan. Bagi Dewey konsekuensi tidaklah terletak didalam ide itu sendiri, melainkan dalam hubungan ide dengan konsekuensinya setelah dilakukan. Teori Dewey bukanlah mengerti objek secara langsung (teori korespondensi) atau cara tidak langsung melalui kesan-kesan dari realita (teori konsistensi), melainkan mengetahui segalanya melalui praktek dalam problem solving.

            Ostwald seorang kimiawan dari Leipzig pernah pula memberi kuliah filsafat dan menggunakan prinsip pragmatisme. Menurut Ostwald bahwa semua realita memberi pengaruh pada sikap dan pengaruh itulah yang  disebut dengan pengertian. Ketertarikan James dengan ajaran pragmatisme yang dikemukakan Ostwald, ia mengemukakan pula bahwa pragmatisme telah mengemukakan suatu sikap yang lengkap bagi filsafat. Apa yang dikatakan  suatu kebenaran bagi James, bahwa kebenaran adalh sebagian daropada apa yang disebut baik.

            Pada akhirnya, James menyimpulkan: “how could pragmatism possibly deny God’s existence?”[4]……… bagaimana mungkin pragmatisme dapat menyangkal adanya Tuhan sebagai pencipta alam semesta.

4. Teori Performatif (The Performatif Theory of Truth)

            Teori ini menyatakan bahwa kebenaran diputuskan atau dikemukakan oleh pemegang oleh pemegang otoritas tertentu. Contoh pertama mengenai penetapan 1 Syawal. Sebagian muslim di Indonesia mengikuti fatwa atau keputusan MUI atau  pemerintah, sedangkan sebagian yang lain mengikuti fatwa ulama tertentu atau organisasi tertentu. Contoh kedua adalah pada masa rezim orde lama berkuasa, PKI mendapat tempat dan nama yang baik di masyarakat. Ketika rezim orde baru, PKI adalah partai terlarang dan semua hal yang berhubungan atau memiliki atribut PKI tidak berhak hidup di Indonesia. Contoh lainnya pada masa pertumbuhan ilmu, Copernicus (1473-1543) mengajukan teori heliosentris dan bukan sebaliknya seperti yang difatwakan gereja. Masyarakat menganggap hal yang benar adalah apa-apa yang diputuskan oleh gereja walaupun bertentangan dengan bukti-bukti empiris.

            Dalam fase hidupnya, manusia kadang kala harus mengikuti kebenaran performatif. Pemegang otoritas yang menjadi rujukan bisa pemerintah, pemimpin agama, pemimpin adat, pemimpin masyarakat, dan sebagainya. Kebenaran performatif dapat membawa kepada kehidupan sosial yang rukun, kehidupan beragama yang tertib, adat yang stabil, dan sebagainya.

            Masyarakat yang mengikuti kebenaran performatif tidak terbiasa berpikir kritis dan rasional. Mereka kurang inisiatif dan inovatif, karena terbiasa mengikuti kebenaran pemegang otoritas. Pada beberapa daerah yang masyarakatnya masih sangat patuh pada adat, kebiasaan ini seakan-akan kebenaran mutlak. Mereka tidak berani melanggar keputusan pemimpin adat dan tidak terbiasa menggunakan rasio untuk mencari kebenaran.[5]

  1. 5.      Teori Struktural (The Structural Theory of Truth)

          Teori ini menyatakan bawa suatu teori dinyatakan benar jika teori itu berdasarkan pada paradigma atau pwerspektif tertentu dan ada komunitas imuwan yang mengakui atau  mendukung paradigm tersebut Banyak sejarawan dan filosof sains masa kini menekankan bahwa serangkaian fenomena atau realitas yang dipilih untuk dipelajari oleh kelompok ilmiah tertentu ditentukan  oleh pandangan tertentu tentang realitas yang telah diterima secara apriori oleh kelompok tersebut. Paradigma adalah apa yang dimiliki bersama oleh anggota-anggota suatu masyarakat sains atau dengan kata lain masyarakat sains adalah orang-orang yang memiliki suatu paradigma bersama.

         Paradigma juga menunjukkan keanekaragaman individual dalam penerapan nilai-nilai bersama yang bias melayani fungsi-fungsi esensial ilmu pengetahuan. Fungsi dari paradigma adalah sebagai keputusan yuridiktif yang diterima dalam hukum yang tidak  tertulis. Pengujian suatu paradigma terjadi setelah adanya kegagalan secara berlarut-larut dalam memecahkan masalah yang menimbulkan krisis. Pengujian ini adalah bagian dari kompetisi diantara dua paradigma yang bersaingan dalam merebutkan kesetiaan masyarakat sains. Teori baru yang menang, akan mengalami verifikasi.

       Adanya perdebatan antar paradigma bukan mengenai kemampuan relative suatu paradigma dalam memecahkan masalah secara tuntas. Adanya jaringan yang kuat dari para ilmuwan sebagai peneliti konseptual teori instrument dan metodologi merupakan sumber utama yang menghubungkan dengan pemecahan berbagai masalah.[6]


[2] Louise Kattsoff.Pengantar Filsafat.Yogyakarta:Tiara Wacana.2006.hal 176-177

[3] Ibid

[4] Morton White, The Age Of Analysis. hal: 173

[6] http://defaultride.wordpress.com/2010/06/28/teori-teori-kebenaran-korespondensi-koherensi-pragmatik-struktural-paradigmatik-dan-performatik/

DAFTAR PUSTAKA

Bawengan, G.W.1983.Sebuah Studi Tentang Filsafat.Jakarta:PT. Pradnya Paramita.

Ewing, A.C.2003.Persoalan-Persoalan Mendasar Filsafat.Yogyakarta:Pustaka     Pelajar.

Kattsoff, Louis.2004.Pengantar Filsafat.Yogyakarta:Tiara Wacana Yogya.

Surajiyo. 2008.Ilmu Filsafat Suatu Pengantar.Jakarta:Bumi Aksara.

 

                http://filsafat-ilmu.blogspot.com/2008/01/teori-kebenaran.html

            http://www.scribd.com/doc/7385620/Tugas-Mata-Kuliah-Filsafat-Ilmu-dan-Etika-Ilmu-teori-kebenaran

            http://dewi.students-blog.undip.ac.id/tag/kebenaran/

            filsafat-ilmu.blogspot.com/2008/01/teorikebenaran.htm/

            http://defaultride.wordpress.com/2010/06/28/teori-teori-kebenaran-korespondensi-koherensi-pragmatik-               struktural-paradigmatik-dan-performatik/

Gambar

Fenomena bencana banjir sering terjadi dibeberapa kota diwilayah Indonesia saat musim penghujan tiba. Bencana banjir tidak asing lagi bagi masyarakat Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Setiap tahunnya bencana ini melanda ibukota Indonesia itu. Warga telah terbiasa dengan kehadiran banjir. Pencegahannyapun telah dilakukan oleh warga jauh hari sebelum banjir datang.  Nah bagaimana dengan daerah lain yang jarang sekali terkena bencana tersebut?

 

Banjir bandang di Wasior, Papua Barat. Banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu tepatnya bulan Oktober 2011 telah menewaskan 134 orang korban dan ratusan lainnya mengalami luka berat dan ringan. Puluhan rumah ikut rusak. Banjir bandang Wasior juga mennyebabkan warga harus mengungsi keberbagai daerah termasuk Manokwari. Beberapa masyarakat menyatakan banjir bandang tersebut disebabkan penggundulan hutan oleh oknum-oknum tertentu disekitar Wasior. Sedangkan pihak pemerintah masih belum meyakini adanya isu tersebut. Pemerintah meyakini banjir bandang tersebut murni bencana alam.

 

Kesimpulan sementara yang dapat diambil bahwa banjir bandang di Wasior terjadi bisa karena perubahan iklim yang ekstrem, perubahan dari waktu ke waktu dari sisi global dan adanya perubahan iklim yang ekstrem yang juga memengaruhi curah hujan serta kontur alam yang ada disana.

 

Banjir bandang di China. Bencana ini terjadi pada bulan Juli 2010. Banjir bandang dan tanah longsor melanda beberapa provinsi dinegara China. Tanah longsor akibat hujan deras yang melanda beberapa wilayah di China, diantaranya provinsi Sichuan, Yajiang dibarat daya China, dan provinsi Hainan. Hujan deras sejak Selasa, 12 Juli 2010 menyebabkan tanah longsor sehingga menutup jalan tol dan memutus aliran listrik. Banjir juga mengganggu aliran air bersih. Sekitar 130.000 penduduk mengungsi ke berbagai daerah. Banjir bandang terburuk selama kurun waktu lima puluh tahun terakhir melanda provinsi Hainan China. Hujan lebat itu telah mengguyur 16 kota di Hainan selama satu minggu. Sebanyak 550 desa tergenang. Banjir bandang tersebut juga merenggut hampir 140 orang di Vietnam, 43 orang tewas, dan 23 lainnya dinyatakan hilang.

 

Selain banjir bandang di Wasior dan beberapa di wilayah China, juga melanda Thailand. Bencana tersebut menelan korban hampir 600 jiwa. Beberapa provinsi di negara tersebut digenangi air. Bencana banjir tersebut terjadi disebabkan hujan lebat pada pertengahan Juli. Walikota Bangkok meyakini bahwa air akan surut dalam waktu dekat. Pemerintah Thailand bekerjasama dengan pemerintah China  dalam bidang bencana untuk menanggulangi bencana banjir selanjutnya. Dari pihak China akan memberi bantuan pengamanan sungai Mekong dan membantu Thailand mengatasi banjir (19/11/2011).

 

Banjir yang terjadi akhir-akhir  ini dapat disebabkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab ataupun  murni bencana alam. Jika dilihat dari perbuatan manusia, banjir bisa diakibatkan karena penggundulan hutan, membuang sampah sembarangan, berkurangnya fungsi hutan karena polusi udara dimana-mana dan taman kota, atau bergesernya hutan yang hijau menjadi taman beton. Perbuatan akibat tangan manusia telah dijelaskan dalam firman Allah yang tertera dalam QS. Ar Rum:41 yang berbunyi:

 

41. “Telah nampak kerusakan didarat dan dilaut karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”

 

Juga dalam QS. Al Qashash: 77 berbunyi:

 

77. “Dan carilah pada apa yang telah  dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan.”

 

       Jika melihat dari dua ayat diatas jelaslah bahwa yang menyebabkan bencana itu berasal dari tangan manusia. Allah SWT menurunkan bencana sebagai akibat dari kerusakan yang disebabkan manusia itu sendiri. Bencana dari Allah dapat diartikan sebagai teguran atau murka. Tetapi sejauh ini manusia tidaklah sadar bahkan berpikir lebih jauh akibat selanjutnya yang akan diturunkan oleh Allah.

 

            Sebagai pendidik dalam bidang agama sebaiknya kita mengajarkan menjaga kelestarian alam kepada peserta didik sejak dini. Karena hal yang diterapkan sejak masa awal pertumbuhan akan banyak menyerap dampak positif. Selain itu, kita juga wajib memberi contoh cara menjaga alam dengan baik, misalnya menyosialisasikan reboisasi, ikut menggalakkan gerakan tanam satu juta pohon mulai dari lingkungan sekolah dan sekitarnya, dan mengajarkan kepada peserta didik untuk buang sampah pada tempatnya. Dengan tiga contoh diatas apabila dikembangkan lebih luas, insya Allah alam yang hijau dapat dirasakan kembali oleh anak cucu kita.

 

Ijo Royo-Royo

berlokasi di desa Tanjunganom, kecamatan Banyuurip, kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
foto diambil ketika sebulan setelah tanam padi

photo by Rizky Yuli Retnani

Gambar  —  Posted: Mei 21, 2012 in Uncategorized