Kesempurnaan Bumi Sebagai Planet Kehidupan

Posted: April 1, 2012 in Uncategorized

Kesempurnaan Bumi Sebagai Planet Kehidupan
A. Pengertian Bumi
Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam tata surya. Bumi terletak diantara planet Venus dan Mars. Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta kilometer. Bumi berotasi dan berevolusi. Lama rotasi bumi yaitu 24 jam, sedangkan lama revolusi bumi adalah satu tahun.
B. Lapisan dan Struktur Bumi
Bumi mempunyai lapisan udara (atmosfer) dan medan magnet yang disebut (magnetosfer) yang melindung permukaan bumi dari angin matahari , sinar ultraviolet dan radiasi dari luar angkasa. Lapisan udara ini menyelimuti bumi hingga ketinggian sekitar 700 kilometer. Lapisan udara ini dibagi menjadi:
1. Tropoosfer
Adalah lapisan terbawah atmosfer. Peristiwa yang terjadi sehari-hari misalnya angin, embun, hujan, salju. Pada troposfer, terjadi angin kencang.
2. Stratosfer
Yaitu lapisan atmosfer diatas troposfer. Tidak ada awan dan hujan dilapisan ini. Pada lapisan ini terjadi angin tenang. Selain itu pada lapisan ini terdapat lapisan ozon yang dapat menolak sinar ultraviolet.
3. Mesosfer
Merupakan lapisan ketiga yang terletak diatas stratosfer, 80-800 km dari permukaan laut. Dengan pancaran sinar lembayung dari matahari, maka atom-atom dari lapisan udara ini akan terionisasi sehingga terjadilah aliran-aliran listrik yang kuat. Lapisan ini memegang peranan penting dalam pemantulan gelombang-gelombang radio.

4. Eksosfer
Adalah lapisan udara terluar. Pada lapisan ini pengaruh gaya berat hampir tidak terasa lagi.
Selain itu, bumi mempunyai struktur, yaitu:
1. Kerak bumi
Adalah lapisan paling tipis dari planet bumi. Kerak bumi merupakan lapisan terluar bumi yang keras. Diberbagai benua kerak ini memiliki ketebalan rata-rata 40 km, tetapi berkurang menjadi 10 km dibawah lautan. Ahli geokimia F.W Clarke memperhitungkan bahwa sekitar 47% kerak bumi terdiri dari oksigen.
2. Mantel Bumi
Mantel bumi terletak dibawah kerak bumi yang mencapai beberapa ribu km. Dibagian atas mantel terdapat suatu lapisan yang bernama astenosfer dimana batu-batunya sangat panas dan hampir melebur.
3. Inti Bumi
Inti bumi atau yang disebut barisfer atau sentrosfer adalah struktur terdalam. Inti bumi ini terbuat dari besi dan bebrapa nikel.
Selain lapisan udara dan struktyr, bumi juga memiliki lapisan air atau hidrosfer. Ynag dimaksud dengan hidrosfer adalah semua perairan yang ada dibumi yaitu samudera, laut, danau, sungai, air tanah. Hidrosferr dibumi kira-kira mencapai 71%, terdiri dari sebagian besar samudera dan lautan. Cabang-cabang ilmu yang menyangkut hidrosfer adalah:
1. Oseanografi: ilmu yang memelajari tentang lautan.
2. Hidrologi: ilmu yang memelajari air yang mengalir. Misalnya air sungai, air dilapisan tanah, air yang memancar. Dalam prateknya ilmu ini sangat penting dalam pembangunan irigasi atau bendungan.
3. Glasiologi: ilmu yang memelajari es dan sungai es, proses penyebarannya terdahulu, sekarang, dan perkiraan masa depan.
C. Lahirnya Bumi dan Terbentuknya Benua dan Samudera
1. Lahirnya Bumi
Menurut hipotesa Laplace (1796), pusat dari tata surya adalah matahari. Dalam ukuran yang lebih kecil, setelah beberapa lama matahari peledakan yang juga melahirkan awan panas dan dalam proses kondensasi melahirkan planet-planet (teori kontraksi-ekspansi), salah satu diantaranya adalah bumi. Bumi yang mengaami proses kontraksi (pengerutan) dan suatu saat mengalami ekspansi (peledakan). Dalam ekspansinya bumi melontarkan sebagian dari bagiannya dalam keadaan panas, dan kelamaan akan dingin sehingga terbentuklah bulan sebagai satelit. Dan bagian yanag terlepas tersebut akan terbentang lubang yang sekarang diduga sebagai samudera pasifik. James Jeans dan Harold Jeffreys (1919) juga mengemukakan bahwa planet-planet adalah hasil dari percikan matahari.
2. Terbentuknya Benua
Alfred Lothar Wagener (1880-1930) adalah seorang ahli geofisika dan meteorologi bangsa Jerman mengemukakan Teori Apung Benua. Benua pada mulanya merupakan satu benua besar (supercontinental) yang disebut Pangaea (225 juta tahun yang lalu). Benua besar tersebut retak dan bergeser menjauhi satu dari yang lain sehingga terbentuklah tiga benua yaitu Eropa-Asia, Amerika-Afrika, Australia- Antartika. Kemudian kira-kira 135 juta tahun yang lalu benua Amerika-Afrika terpisah dan disela-selanya terbentuk samudera Atlantik. Akhirnya Australia-Atartika juga terpisah dan terbentuklah samudera Hindia.
Para pakar geologi di Universitas Colombia menunjukkan bahwa salah satu corak topografi bumi yang dominan adalah sebuah rantai pematang pegunungan sepanjang 75.600 km yang berkelok-kelok dibawah sebagian besar lautan, yang digambarka sebagai jahitan bola baseball yang tidak terputus.
3. Terbentuknya Samudera
Bumi yang semula berupa awan panas, mencair dengan temperatur yang tinggi dan berangsur-angsur dingin berupa daratan dan terjadi benua. Pada saat bumi mendingin banyak unsur yang berupa gas terutama H2, CH4, dan NH3, terlepas dalam bentuk gas, keluar berbentuk lapisn awan tebal melapisi bumi, demikian selanjutnya terjadi penguraian karena terkena sinar matahari langsung sehingga terjadilah lapisan udara atau atmosfer yang sekarang ini. Bersamaan dengan terbentuknya atmosfer terjadi pula proses pendinginan udara dan hujan yang sekaligus akan mempercepat pendinginn bumi. Siklus yang berlangsung milyaran tahun akan membentuk kumpulan air dilekukan-lekukan permukaan bumi. Lautan terdahulu pada mulanya diduga hanya 10% dari lautan yang ada saat ini.
D. Keunggulan Bumi
Bumi memiliki kesempurnaan, diantaranya:
1. Jika bulan lebih jauh maka keseimbangan ekosistem flora dan fauna maritim akan tidak jelas karena pasang surut tidak berlaku lagi.
2. Kadar Oksigen di bumi adalah 21% daripada udara yang lain. Jika kadar oksigen bertambah akan mudah terjadi kebakaran karena oksigen adalah agen pembakaran. Bahkan kebakaran singkat bisa mengakibatkan letusan yang dahsyat.
3. Jika kadar oksigen kurang dari sekarang, maka semua makhluk akan berebut untuk bernafas karena kurangnya oksigen dan otak manusiapun memerlukan oksigen untuk berfikir dengan baik.
4. Jika ukuran bumi lebih kecil dari sekarang, gaya gravitasnya semakin lemah. Kemudian udara akan terlepas ke angkasa. Air tidak akan mengalir, maka bumi akan mengalami kekeringan.
5. Jika bulan dengan bumi berjarak dekat sekali, maka air laut akan membanjiri daratan saat pasang.

E. Bumi Sebagai Planet Kehidupan
Tidak ada planet selain bumi yang dipenuhi kehidupan. Terdapat keselarasan, dan keseimbangan antara udara, air, dan kehidupan darat. Jutaan binatang, tumbuhan dan bintang semua dalam bentuk yang berbeda hidup dan diciptakan dalam satu planet yang istimewa. Segala tinjauan terhadap planet yang kita huni akan menunjukkan kepada kita, bahwa bumi dirancang terutama untuk manusia. Agar kita dapat melihat bahwa keadaan di bumi dirancang secara khusus, kita cukup melihat kondisi di planet-planet lain secara kasar. Ambillah Mars, misalnya. Lapisan udara di Mars merupakan campuran beracun yang mengandung karbondioksida dalam kadar tinggi. Tidak ada air di permukaan planet. Kawah besar yang terjadi akibat tabrakan meteor raksasa. Begitu pula dengan cuaca, sering terjadi badai raksasa dan badai pasir yang berlangsung selama berbulan-bulan tanpa henti. Suhu rata-rata -53oC (-64oF).
Dengan mempertimbangkan ciri-ciri ini secara keseluruhan, Mars, yang memiliki paling banyak kesamaan dengan bumi di antara planet-planet yang berada di sekitar kita, jelas merupakan planet mati yang tidak memungkinkan adanya kehidupan. Perbandingan ini dengan gamblang menunjukkan bahwa ciri-ciri yang menjadikan bumi sebuah tempat yang dapat dihuni benar-benar merupakan nikmat yang tidak terkira. Dia Yang menciptakan seluruh jagat raya, membentuk dengan sempurna bintang-bintangnya, planet-planet, pegunungan dan lautan, adalah Allah. Sepanjang kehidupan kita, kita harus berterimakasih atas nikmat dan ciptaan-Nya, dan menjadikan-Nya sahabat dan pelindung. Allah, Pemilik segala sesuatu, adalah pemilik segala pujian

F. Dalil tentang Penciptaan Bumi sebagai Planet Kehidupan
1. QS. An Nahl: 16
Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa)? Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran. Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
2. (QS. An Nahl, 16: 10)
Semua sifat kimia dan fisika air, yang baru sedikit dicukilkan di sini, menunjukkan kepada kita bahwa cairan ini sudah diciptakan demikian khusus untuk kebutuhan ummat manusia. Jelas bukan kebetulan bahwa air tidak tersedia di planet selain bumi. Bumi, yang telah diciptakan khusus untuk kehidupan manusia, telah merekah dengan kehidupan melalui adanya air, yang juga telah diciptakan dengan khusus. Allah, yang telah menciptakan nikmat yang tidak terhitung banyaknya bagi hamba-hamba-Nya dan melimpahkan kepada mereka cara kehidupan yang mudah, telah menciptakan air dengan ketelitian dan cita rasa seni yang khas. Sebagaimana yang dinyatakan-Nya di dalam Al-Quran, “Dia-lah, Yang telah menurunkan air hujan dari langit…
3. QS.2 Al-Baqarah:22
Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air dari langit, alu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rizki untukmu, karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-kutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.

Referensi:
1. H. Nizamuddin, dkk.1991.Ilmu Alamiah Dasar.Jakarta:Ghalia Indonesia.
2. Kerrod, Robin.2005.Astronomi.Jakarta:Penerbit Erlangga.
3. http://google/wikipedia-bumi/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s